Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI KHILAFAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI KHILAFAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Maret 2017

MEMAHAMI BETAPA PENTINGNYA BERORGANISASI DALAM MEMBANGUN KHILAFAH.

Kewajiban umat Islam adalah menegakkan Khilafah. Lalu bagaimana mungkin ia akan mampu menegakkan Khilafah jika sendirian ?!

Nabi telah menyadari bahwa untuk membangun Daulah Islam mustahil bisa ia lakukan sendiri, maka ia mengajak orang lain untuk masuk ke dalam Islam lalu secara langsung menjadi sekelompok kaum Muslimin.

Itulah yang wajib diteladani oleh umat Islam saat ini, yaitu mereka wajib menegakkan Khilafah. Tapi karena mustahil bisa ia lakukan sendiri, maka ia wajib bersama orang-orang yang juga mau menegakkan Khilafah.

Rasulullah telah memberi pengetahuan bahwa betapa pentingnya umat Islam membuat kelompok dalam merealisasikan kebaikan, apalagi jika itu adalah Kebaikan yang Agung. Di mana dengannya seluruh Syariat Islam bisa diterapkan. 

Salah satu pengetahuan yang Rasulullah telah tekankan itu adalah, ketika ia mengatakan bahwa, "Tidak patut tiga orang Muslim yang bepergian, kecuali mereka harus mengangkat salah seorang pemimpin di antara mereka." Kira-kira maknanya gitu.

Dari hadis di atas dapat kita pahami bahwa, jika hanya tiga orang saja yang melakukan perjalanan wajin memilih pemimpin salah satu di antara mereka, apalagi hendak menegakkan Khilafah, maka hal ini lebih wajib bagi mereka untuk dilakukan. 

Lalu atas dasar apa kita mengatakan bahwa berkelompok itu tidak wajib kita lakukan..?!

Di dalam salah satu ayat surah al-Imran Allah mengatakan bahwa umat Islam itu tidak boleh bercerai berai, tapi harus memegang teguh satu ikatan tali (agama) yang sama. Itu adalah perintah dari Allah dan wajib kita lakukan. Tapi bagaimana kita bisa realisasikan hal itu jika kita memilih untuk berjalan sendiri dan justru kita terpisah semakin jauh..?!

Maka yang wajib kita lakukan adalah bersatu terlebih dahulu ke dalam satu kempok jama'ah, sembari berdakwah bersama menuju perintah Allah di atas, yakni berusaha menyatukan umat Islam ke dalam satu ikatan. Dan hal itu bisa kita lakukan jika berjama'ah. 

Inilah relevansi firman Allah di dalam surah yang sama, al-Imran ayat 104, di sana dinyatakan bahwa akan ada sekolompok umat Islam yang akan mengajak pada "al-Khair" (Al-Islam), yang menyeru pada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, dan Allah mengatakan bahwa "mereka" itulah orang-orang yang beruntung.

Ayat itu sangat jelas bahwa Allah telah memberi qorinah (indikasi) mengenai kebolehan umat Islam membuat partai, organisasi, atau kelompok. Dengan syarat, mereka harus mengajak pada "Al-Khair", menyeru pada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. 

Maka di sinilah pentingnya kita memahami bahwa umat Islam HARAM hukumnya sendiri-sendiri dalam menaati Allah, mereka harus berjama'ah dan mengupayakan agar umat Islam bersatu ke dalam ikatan yang sama yakni Al-Islam, dan yang dapat menyatukan mereka adalah dengan menegakkan Khilafah Islam, dan wajib hukumnya membentuk sebuah jama'ah dan bersama jama'ah untuk menegakkan Khilafah tersebut.

Maka marilah bersama orang-orang yang istiqomah dalam menyuarakan Khilafah, karena in sya Allah jama'ah itulah yang akan ditolong oleh Allah dalam menegakkan Khilafah. Sebagaimana Rasul dan para sahabatnya, mereka telah berjuang keras untuk menegakkan Daulah Islam, lalu datanglah pertolongan Allah kepada mereka sehingga tegaklah Daulah (negara) dan terteraplah Syariah.

Saudaramu, Salam el-Fath, 4 Maret 2017.

Sabtu, 11 Februari 2017

PENYEBAB UMAT BELUM JUGA BANGKIT

Saya semakin faham mngapa kaum muslimin saat ini masih terpuruk dan belum bangkit hingga kini. Salah satu sebabnya adalah para khatib yang dalam menyampaikan Islam di mimbar2 masih belum menyentuh terkait aturan Islam yang lebih rinci. 

Mereka masih menyampaikan Islam yang bersifat umum sehingga membuat bingung umat Islam.
Mereka menyeru agar umat Islam "Bertaqwa". Tapi mereka tidak memberitahukan apa saja konten dari takwa itu. Yang mereka lakukan menyeru umat untuk bertaqwa, menyampaikan kelebihan dari taqwa, dan menyampaikan ancaman Allah bagi mereka yang tidak betaqwa.

Konten untuk meraih taqwa itu yang tidak diungkap, adapun jika diungkap, yang diungkap itu hanya shalat. Akhirnya umat yang mendengarkan seakan mendapat kesimpulan, bahwa untuk mencapai tingkat taqwa, cukup melaksanakan shalat. HANYA ITU.

Akhirnya ada banyak umat Islam yang sudah shalat tapi berzina, sudah shalat tapi memakan dan memberi bunga, sudah shalat tapi belum menutup aurat, sudah shalat tapi masih suka berkata kotor, mencaci, menghina, berdemokrasi, membenci, menum miras, korupsi, menentang aturan Allah, dsb.
Bukan hanya salah umat, tapi lebih kepada para ulama yang masih menyembunyikan kebenaran Islam.

Sabtu, 21 Januari 2017

JANGAN MENGHALANGI PERJUANGAN PARA PEMUDA, KARENA ITU PERCUMA.

ISLAM itu adalah agama yang harus diperjuangkan. Dan tidak ada yang namanya perjuangan tanpa kritikan.

Nabi Musa AS adalah seorang yang memperjuangkan agama Allah, maka konsekuensinya adalah ia harus mengkritik Raja Fir'aun.

Dan kalau ada kepala negara yang sudah berbuat seperti Fir'aun, maka jangan pernah salahkan siapa-siapa jika para pemuda berbuat seperti Nabi Musa AS.

Nabi Muhammad SAW adalah seorang teladan yang memperjuangkan ISLAM, maka konsekuensinya adalah beliau harus mengkritik kebijakan ABU JAHAL dan kawan-kawan yang bertentangan dengan ISLAM.

Dan kalau ada kepala negara yang telah berbuat seperti ABU JAHAL, maka jangan salahkan para pemuda jika mereka ingin mengkritik kebijakan kepala negara tersebut.

Konsekuensi Nabi Musa AS dalam memperjuangkan agama Allah SWT karena telah mengkritik Raja Fir'aun adalah dipenjara bahkan dibunuh.

Maka tidak perlu heran jika ada para pemuda yang tidak takut dipenjara bahkan dibunuh karena mengkritik penguasa yang bertindak seperti Raja Fir'aun, karena itu adalah konsekuensi yang telah siap ia tanggung.

Konsekuensi Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan ISLAM adalah dilempari batu, dihina, dicemooh, dilecehkan, dan bahkan hendak dibunuh.

Maka tidak perlu heran dan memarahi para pemuda jika mereka ingin berbuat seperti yang telah dilakukan oleh Rasul. Dan jangan kira mereka takut terhadap ancaman penjara dari seorang penguasa yang bertindak seperti ABU JAHAL yang memusuhi ISLAM.

Nabi Ibrahim AS telah melawan keinginan ayahnya yang melarang dia untuk mengkritisi Berhala yang dibuat dan disembah oleh ayahnya. Maka jangan salahkan para pemuda itu jika mereka siap bertentangan dengan ayah mereka karena ingin meng-Esa-kan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW telah mengkritisi ratusan Berhala di Mekkah dan telah membuat marah saudara-saudara ayahnya. Maka jangan salahkan para pemuda itu jika mereka berani bertentangan dengan saudara-saudara mereka karena berjuang untuk menerapkan atauran Allah SWT.

Semakin anda menekan para pemuda itu, maka hanya akan menjadikan mereka semakin ganas dan semakin semangat untuk mengikuti tindakan yang telah dilakukan oleh para Nabi dan Rasul.

Semakin anda menghina, mencemooh, memarahi, atau apapun perbuatan anda yang menakut-nakuti para pemuda itu, maka itu hanya akan membuat mereka semakin berani untuk mendobrak kezoliman yang terjadi di tengah umat manusia.

Jangan mengira bahwa apa yang dilakukan oleh para pemuda itu hanya akan mendatangkan kesia-siaan. Anda akan melihat perubahan sosial yang begitu luar biasa terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat kegigihan para pemuda itu.

Jangan mengira bahwa apa yang dikerjakan oleh para pemuda itu hanyalah sebuah utopianisme (khayalan) seorang pemuda yang baru mempelajari sebuah ilmu. Anda akan melihat dari gerakan merekalah kehidupan anda akan mengalami perubahan 180 derajat.

Para pemuda itu berbuat bukan atas dasar ingin dipuji atau agar menjadi terkenal, tapi mereka berbuat karena mengikuti jejak para Nabi dan Rasul mereka yang pernah meluluhlantakkan kerusakan dan kezoliman.

Para pemuda itu bekerja bukan karena ingin memperoleh sebuah jaminan keduaniaan, tapi mereka bertindak atas dasar kesadaran mereka terhadap kewajiban agama yang telah dibebankan kepada mereka.

Jika anda ingin diam terhadap kemaksiatan yang merajalela, maka jangan ajak para pemuda itu untuk mengikuti jejak anda. Karena mereka tidak mau mengikuti jejak para pecundang seperti anda.

Jika anda menginginkan para pemuda itu agar tidak bertindak kritis terhadap penguasa, maka jangan mengira mereka akan mengikuti keinginan anda. Karena darah perjuangan yang berasal dari Nabi dan Rasul mereka telah mengalir dalam darah mereka.

Anda mungkin akan mengira bahwa mereka sok pintar dan sok merasa hebat dari orang lain, tapi nyinyiran dan ungkapan anda hanya akan dianggap angin lalu sebab Nabi mereka dahulu juga diolok-olok seperti itu.

Anda mungkin akan menyebut mereka hanyalah membuang waktu dan bertindak tidak berguna, tapi suatu saat anda akan dibuat menelan udah anda sendiri setelah mereka (para pemuda) itu mewujud nyatakan perubahan yang mereka inginkan.

Dahulu kaum Kafir dan Munafik telah memperolok-olok perjuangan Nabi, tapi mereka lalu berbondong-bondong menyesali perbuatan mereka setelah menyaksikan secara nyata apa yang telah diraih oleh sang Nabi.

Dahulu ada banyak suara sumbang dari kaum Munafik terhadap janji suci Nabi bahwa ISLAM akan menguasai 2 adidaya dunia yang bernama Persia dan Romawi. Tapi setelah janji suci itu diraih, mereka kaum Munafik itu juga ikut merasakan kegemilangan janji suci yang pernah mereka nyinyiri.

Begitu pula dengan apa yang sedang dilakukan oleh para pemuda saat ini. Mereka bukanlah berbuat berdasarkan hawa nafsu dan kebodahan, tapi karena AQIDAH ISLAM yang telah mendarah daging dalam tubuh mereka.

Begitu pula terhadap apa yang sedang diupayakan oleh para pemuda masa kini. Mereka tidaklah bekerja karena ingin pamer kecerdasan yang telah mereka miliki, tapi karena mereka hanya berusaha secara maximal menjalankan apa yang telah dituntut dari mereka oleh Allah SWT dalam kumpulan wahyu-wahyu sucinya yang mulia.

Bagi mereka, perubahan itu adalah keniscayaan. Dan ia tidak akan terjadi di tangan orang-orang pemalas dan diam. Karena ia niscaya, maka perubahan itu pasti terjadi di tangan mereka yang berjuang.

Bagi mereka, perubahan itu adalah sesuatu yang amat besar dan agung, maka ia pasti membutuhkan pengorbanan yang besar dan mahal untuk bisa mencapainya. Dan hanya orang-orang yang rela berkorban itulah yang dapat merealisasikannya.

Percuma anda halangi, karena ia ibarat gerbong kereta api, yang tidak akan berhenti kecuali sampai pada tujuan yang ingin dicapai.

Percuma anda halangi, karena para pemuda yang telah mengalir darah perjuangan para Nabi dalam tubuhnya tidak akan berhenti kecuali mati.

Perjuangan ini adalah untuk meruntuhkan kebiadaban Demokrasi-Kapitalisme dan Sosialisme-Komunisme di seluruh dunia.

Perjuangan ini adalah untuk menerapkan dan membangun kembali SYARIAH dan NEGARA KHILAFAH.

Terapnya SYARIAH dan tegaknya KHILAFAH adalah sebuah kepastian. Karena ia dalah janji yang telah Allah firmankan dan yang telah Nabi Muhammad SAW kabarkan.

Maka ingatlah semua kalimat yang ada pada tulisan di atas, anda tidak akan dapat membendung parjuangan para pemuda itu hingga datangnya hari Kiamat.

ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR
WA LILLAH AL-HAMD.

Rabu, 11 Januari 2017

URGENSI KHILAFAH ISLAM

Kita berusaha mewujudkan KHILAFAH karena ini di wajibkan oleh ALLAH
Kita berusaha menegakkan KHILAFAH karena ingin menolong saudara2 kita
Kita bekerja membangun KHILAFAH karena kita tahu siapa MUSUH kita
Kita berupaya mendirikan KHILAFAH karena kita yakin itulah KEKUATAN kita

Kewajiban itu tidak pernah hilang sampai KIAMAT
Kewajiban itu tidak bisa dilimpahkan ke orang lain
Kewajiban ini tak bisa ditoleransi atau didiami.
Kewajiban ini MUTLAK karena harus diterapkan.

Saudi telah merasa NYAMAN walau saudaranya tak AMAN
Indonesia telah merasa AMAN walau saudaranya tak NYAMAN
Mesir telah merasa TENTRAM walau saudaranya mengalami PEMBANTAIAN
Malaisya telah merasa PUAS walau saudaranya alami KELAPARAN..

Tapi kita UMAT ISLAM tak boleh DIAM
Tapi kita UMAT ISLAM tak boleh merasa TENANG
Kita harus membangun sebuah PERADABAN.
Agar tak ada lagi manusia yang alami KETIDAKADILAN

#ItulahUrgensiKhilafahISLAM
Abdullah Salam El-fath
11 Januari 2015


Kamis, 05 Januari 2017

SETAN TERTAWA namun AKAN MENANGIS

Ada perbedaan yang sangat mencolok dan terang seterang matahari antara seorang pemimpin yang dihasilkan dari SISTEM DEMOKRASI dengan seorang pemimpin yang dihasilkan dari SISTEM NEGARA KHILAFAH.
WHAT....???
Kalau pemimpin yang dihasilkan dalam DEMOKRASI, yang paling sering terjadi adalah selalu berupaya menjadikan umat manusia untuk berperangai melebihi perbuatan hewan melata sekalipun. Contoh, Bolehnya seorang pria menikahi pria dan seorang wanita ingin menghamili wanita.
SETAN tertawa di dalam SISTEM yang dibuatnya. Itulah DEMOKRASI.
Namun beda halnya jika itu seorang pemimpin yang dihasilkan dalam negara KHILAFAH ISLAMI. yang akan paling sering kita temui adalah ia terus berupaya untuk meninggikan derajat manusia dengan ISLAM yang mulia. Contoh, menghilangkan berbagai macam penyebab kerusakan kepada manusia seperti menghukum pembuat Miras, menghukum yg berzina, mewajibkan menutup aurat, menjamin kesehatan, pendidikan, dan keamanan masyarakat serta mencegah terjadinya perampokan tambang2 milik negara.
Dan SETANPUN akan menangis banting2 kaki karena sulitnya menghewankan manusia.

Minggu, 01 Januari 2017

MENJAWAB MEREKA YANG MEYAKINI BAHWA KHILAFAH AKAN DITEGAKKAN OLEH IMAM MAHDI.

Kalau Imam Mahdinya muncul hari ini juga, saya yakin dia akan dihina dan dicaci. Hizbut Tahrir yang membawa kebenaran secara berkelompok saja dihina, apalagi cuman 1 orang. Sekalipun ia adalah Imam Mahdi.
Hizbut Tahrir yang mengatakan haram menaati pemimpin yang tidak menerapkan aturan Islam saja dicemooh mati-matian. Katanya tidak boleh menasehati penguasa di hadapan umum. Lah, sekarang mengatakan bahwa Imam Mahdi lah yang akan menegakkan Khilafah, benaran beliau ga akan anda cela..?
Imam Mahdi itu tidak ada yang kenal. Siapapun orangnya, karena memang seperti itulah hadis yang ada. Manusia sesholeh dan sehebat Imam Taqiyuddin an-Nabhani saja anda remehkan, apalagi Imam Mahdi yang rupanya saja tidak pernah tampak.
Imam Mahdi itu manusia biasa. Dan dia tidak akan pernah menyamai kehebatan Rasulullah. Dan sekarang anda meyakini bahwa Imam Mahdi dapat menegakkan Khilafah seorang diri, kalah dong Nabi Muhammad SAW...? Sedangkan Nabi harus berdarah-darah dulu sampai bisa menegakkan Daulah Islam. Yang benar aja lhu bro...
Nabi Muhammad SAW itu telah diberitakan oleh kaum Yahudi dan Nasrani bahwa ia akan segera datang dan memimpin mereka dalam kebaikan Islam. Tapi setelah mereka tahu bahwa Nabi yang diutus ternyata bukan dari kalangan mereka, Nabi Muhammad SAW pun dicemooh, dihina, dicela, dan dimusuhi habis-habisan.
Jangan sampai anda juga demikian, mirip orang Nasrani dan Yahudi nantinya. Imam Mahdi telah anda yakini bahwa ia akan hadir menyatukan Umat Islam sedunia. Dan secara otomatis akan melengserkan kedudukan kerajaan Saudi dan pemimpin-pemimpin di negeri Muslim lainnya. Sementara saat ini anda begitu taat pada kerajaan Saudi dan pemimpin-pemimpin negeri Muslim tersebut. Bahkan anda mengatakan HARAM menasehati mereka di hadapan umum dan mengingkari perbuatan mereka. Lhu yakin ga bakalan mencela Imam Mahdi jika ia datang nanti...? Ga percaya gue.
Saya justru kuatir anda akan berbuat seperti orang Yahudi dan Nasrani ketika ternyata mengetahui bahwa Imam Mahdi bukan berasal dari kelompok lhu, dan jangan sampai iman lhu jadi keluar karena ternyata Imam Mahdinya bukan berasal dari kelompok sampean. Persis Yahudi dan Nasrani yang keluar dari ketauhidan setelah mengetahui bahwa ternyata Nabi yang dijanjikan itu bukan dari kalangan mereka.
Hati-hati lhu bro, jangan sampai 3 asas Iman yang sempeyan banggakan saat ini justru tidak mampu membawa anda menerima dengan sukarela jika ternyata sang Imam Mahdi bukan berasal dari kelompok ente. Kuatir gue, bahaya tuh bro.
Dan saya hingga kini meyakini bahwa Imam Mahdi akan tiba setelah Khilafah itu tegak. Dan beliau akan menggantikan Khalifah yang wafat. Sedangkan Khilafahnya nanti Hizbut Tahrir dkk yang akan menegakkannya dengan izin Allah. Itu yang saya yakini sampai saat ini. Bukan Imam Mahdi yang akan menegakkan Khilafah, karena MUSTAHIL jika dia seorang diri bisa melakukannya, sedangkan Rasul saja harus bersama sahabat dalam menegakkan Daulah Islam di Madinah, itu pun harus berdarah-darah dulu baru bisa mencapainya. Apalagi di zaman yang penuh fitnatul kubro ini. Sangat mustahil jika Imam Mahdi bisa melakukannya seorang diri. Dan hal itu sangat bertentangan dengan sunnatullah yang telah diajarkan oleh manusia paling bersih, paling baik, paling super di sepanjang alam raya ini Muhammad SAW. Dan tidak akan ada yang mampu menyamainya, apalagi lebih baik darinya. Allahumma Sholli 'ala Muhammad.
Beliau telah berpayah-payah memperjuangkan Islam sampai tegaknya Daulah Islam di Madinah. Maka wajib berpayah-payah juga yang harus dilewati umat Islam jika ingin menegakkan Khilafah, tidak usah menghayal Imam Mahdi dulu. Lakukan apa yang dalam wilayahmu, jangan menghayalkan sesuatu yang tidak engkau tahu. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang bergerak untuk mengubah nasibnya. Itu jelas dan gamblang.
Dan sebagai penutup, maka ku cantumkan di sini hadist yang mengatakan bahwa Imam Mahdi hanyalah pengganti, bukan penegak Khilafah.
Dari Ummu Salamah menyatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Akan muncul pertikaian saat kematian seorang khalifah. Kemudian seorang lelaki penduduk Madinah melarikan diri ke Kota Makkah. Penduduk Makkah pun mendatanginya, seraya memintanya dengan paksa untuk keluar dari rumahnya, sementara dia tidak mau. Lalu mereka membaiatnya di antara Rukun (Hajar Aswad) dan Maqam (Ibrahim). Disiapkanlah pasukan dari Syam untuknya hingga pasukan tersebut meraih kemenangan di Baida’, tempat antara Makkah dan Madinah. Tatkala orang-orang melihatnya, dia pun didatangi oleh para tokoh Syam dan kepala suku dari Irak, dan mereka pun membaiatnya. Kemudian muncul seorang (musuh) dari Syam, yang paman-pamannya dari suku Kalb. Dia pun mengirimkan pasukan untuk menghadapi mereka, lalu Allah memenangkannya atas pasukan dari Syam tersebut, Pasukan itu adalah pasukan (yang didorong oleh ambisi) suku Kalb dan itulah kekalahan bagi orang yang tidak mendapatkan ghanîmah Kalb. Al-Mahdi lalu membagi-bagikan harta-harta tersebut dan bekerja di tengah-tengah masyarakat… menyampaikan Islam ke wilayah di sekitarnya. Tidak lama kemudian, selama tujuh tahun, dia pun meninggal dunia, dan dishalatkan oleh kaum Muslim (Dalam riwayat lain dinyatakan, tidak lama kemudian, selama sembilan tahun). (HR ath-Thabrani)
Jadi, masihkah anda yakin bahwa Imam Mahdi yang akan menegakkan Khilafah...?
Mari belajar berpikir agar tidak menjadi seperti Yahudi dan Nasrani yang menolak kenabian Muhammad SAW.

Semoga Bermanfaat
Saudaramu, Salam el-Fath

Rabu, 14 Desember 2016

Khilafah itu Nashrullah

Tidak harus menanti semua Muslim bersatu untuk tegaknya Khilafah. Tapi Khilafahlah yang akan menyatukan umat Muslim se-dunia.

Tegaknya Khilafah itu seperti hendak mengerjakan shalat berjama'ah. Semua jama'ah macam-macam aktivitas mereka. Ada yang sibuk sunnah, sibuk baca Qur'an, sibuk cerita, sibuk lihat-lihat pemandangan dan macam-macam.

Tapi ketika sudah diumumkan(iqomah) bahwa sholat segera didirikan dan Imamnya telah diangkat, maka bersatulah semua jama'ah dalam satu akitivitas.

Dan kalau orang yang bergerak dalam politik nasional dan internasional, maka ia akan memahami bahwa memang politik dunia sedang mengalami perubahan. Dan perubahan itu sedang menuju pada tegaknya Khilafah Islam.

Kalau orang yang biasanya berpikir politik praktis dalam ranah demokrasi, maka tidak akan mampu memahami perubahan yang terjadi itu. Dia hanya akan fokus membidik pada masalah yang ada pada umat.

Tapi itulah fakta sejarah. Raja Persia dan Hiraklius baru kaget setelah diberi surat bahwa telah ada sebuah negara baru di Jazirah Arab. Dan mereka sebelumnya tidak tahu bahwa sedang terjadi perubahan secara global. Dan itu dimulai oleh bangsa Arab khusus di Madinah.

Begitu pula dengan Khilafah kelak. Seluruh dunia akan kaget setelah adanya pengumuman bahwa Khilafah 'ala minhajin nubuwah telah tegak di salah satu bagian negeri Muslim di dunia.

Kita lihat saja apa yang akan terjadi ke depan. Yang jelas Allah sudah menyampaikan ciri-ciri hal tersebut.

Dan tegaknya Khilafah adalah murni Nashrullah. Bukan teka-teki logika ala matematika. Walau pun perjuangan ke arah sana penuh perhitungan yang matang dan bisa dijangkau akal.

Anda selangkah lebih maju jika memahami An-Nur ayat 55, dan korelasiya dengan realita komtemporer.

Wallahu a'lam...

Kamis, 08 Desember 2016

Hati-Hati Jika Masih Menginginkan Syafa'at Rasul

Ternyata yang mereka takutkan cuman 1. Yaitu takut akan dipimpin oleh orang kafir.

Allah memang melarang kaum muslimin dipimpin oleh orang kafir. Dan itu kewajiban kaum muslimin untuk menaati.

Tapi pertanyaannya adalah, mengapa orang kafir saat ini bisa dengan bebas bermain dan berupaya untuk menghilangkan kepemimpinan kaum  muslim...??!

Jawabannya hanya 1. Karena sistem hari ini adalah sistemnya kaum kafir. bukan sistemnya kaum muslim. Jadi, yang menjadi fokus kita seharusnya adalah menghilangkan sistem yg ada saat ini. Dan salah 1 jalannya adalah dengan golput. Namun bukan hanya sampai disitu kita berusaha, tapi kita juga harus menggerakkan masyarakat muslim untuk segera membangun sistemnya sendiri.

1 hal yg menurut saya teman-teman perlu sadari, bahwa kekuasaan yang riil itu ada di tangan para pemilik kekuatan, yakni para jendral yang ada saat ini. Sedangkan para jendral mengatakan kepada Hizbut Tahrir bahwa mereka siap menegakkan KHILAFAH, yang penting umat juga telah mau untuk menegakkan KHILAFAH. Tapi jika umat masih memelih sistem yang ada saat ini, maka mereka akan tetap mengamankan. Karena tugas mereka itu hanyalah menjaga keamanan rakyat.

Oleh sebab itulah kami selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk segera meninggalkan sistem kufur ini. dan bersegera untuk menegakkan KHILAFAH.

Dan 1 lagi, hati-hatilah untuk mengatakan kepada kami bahwa kami hanya ngomong dan berteriak-teriak. Mengapa saya mengatakan untuk hati- hati. Karena saya kuatir itu akan menyakiti Rasulullah. Sebab Rasul dalam menegakkan Negara Islam Madinah, yang beliau lakukan adalah dengan berdakwah. bukan dengan menjadi KEPALA DAERAH terlebih dahulu. Tapi setelah Islam tegak di madinah. Barulah beliau menjadi kepala Negara.

Jadi hati-hati, itu kalau memang merasa butuh terhadap Syafaat Rasul di akhirat kelak. Oke mi...

Senin, 05 Desember 2016

Sejarah Kepemimpinan Umat Manusia

Dalam sejarah umat manusia, hanya ketika Islam lah yang memimpin maka dunia akan aman dan damai sejahtera.

Tapi ketika orang Kafir dan Sistem Kufur Demokrasi yang memimpin dunia, puluhan bahkan ratusan juta nyawa umat manusia telah melayang tanpa salah.

Dan salah contoh paling riil dan dekat adalah, ketika Umat Islam yang aksi, tetumbuhan merasa aman dan jagad raya pun mengeluarkan isi keberkahannya atas izin Allah SWT.

Sedangkan ketika orang Kafir dan kaum Munafik yang melakukan aksi, jangankan umat manusia, tetumbuhan pun tidak selamat dari kebiadaban mereka.

Dunia hanya akan damai jika Umat ISLAM dan Syariatnya yang mengatur dunia.
Khilafah will be back...✊✊✊

HP Tercecer di Jutaan Masa 212, Tapi Bisa Kembali Kepemiliknya.

Kebayang ga' sih, satu unit Handphone yang tercecer di Aksi 212 yang jumlah manusianya jutaan, tapi HP nya masih bisa kembali ke pemiliknya dengan aman.

Kebayang ga'...?
Itu salah satu indikasi bahwa kepemimpinan memang hanya layak dan cocok di tangan umat Islam.

Karena memang ISLAM telah mengajarkan kepada umatnya untuk amanah dan berkeadilan dalam menerapkan hukum Islam.

Sepanjang 14 abad sejarah peradaban Islam, umat Kafir tetap sejahtera dan merasa damai berada dalam naungan Khilafah Islam. Apalagi umat Islam, pasti damai.

Umat Islam dan ajarannya adalah agama yang damai dan mencinta kedamaian. Maka umat manusia akan merasa aman berada dalam naungan Khilafah Islam.

Hanya orang Munafik yang tidak faham bahwa Khilafah itu mampu memberi kedamaian.
Fajar Khilafah semakin terang.

Minggu, 27 November 2016

Negara yang Diridhoi Allah SWT

Bicara tentang cinta memang tak ada habisnya. Dan bicara tentang kemuliaan wanita begitu juga adanya.

Karena memang Islam telah memberi pandangan tentang itu semua. Dan fikiran ku saat ini berkecamuk apa yang mesti tertuliskan di beranda.

Ada tentang cinta pria dan wanita, dan ada juga tentang kisah dan pemerintahan yang telah memberi masalah. Apa ya....aku bingung juga dibuatnya

Mau menulis semuanya tapi takut rakyat dunia maya pada bosan membaca, mendingan satu topik saja.

Baiklah, mari kita mulai...
Hei....dengan Demokrasi dan Kapitalismenya, pemerintah telah membuat ketidaknyamanan kepada masyarakatnya.

Apa itu..?
Yakni tentang kebijakan menaikan BBM salah satunya. Aku tidak ingin mencurhatkan masalah pribadi yang menimpa, tapi ini masalah semu anak bangsa.

Semua media telah memaparkan pada kita, bahwa begitu semakin susahnya kehidupan rakyat setelah BBM dinaikkan oleh penguasa.

Udah, jangan mi percaya pemerintah, banyak tipu-tipunya. Dan jangan mi ambil Demokrasi - Kapitalisme sebagai aturan negara, karena kedua sistem itu yang telah menyebabkan penguasa menipu kita. Dan ini pula penyebab maksiat itu meRAJAlela.

Mendingan kita terapin Syariah di bawah naungan Khilafah. karena inilah yang akan menjadi penyebab datangnya keRIDHOan Allah. oke mi...

Jumat, 25 November 2016

STUDI PERADABAN, AMERIKA DKK, ISIS, MUJAHIDIN, dan KHILAFAH.

Menjawab pertanyaan Teman kelas alumni Al-Azhar, Cairo, Mesir, yang bernama Nur Laily. "Khilafah siapakah yang akan diterapkan..? Sedangkan Khilafah masa Bani Umayyah sampai Turki Utsmani berdarah-darah dan banyak umat Muslim yang terbunuh."

Maklum Pemirsa, itulah Efek dari mempelajari Peradaban Islam di Kampus-Kampus Islam saat ini. Tetapi baiklah, mari kita Jawab.

Bismillahirrahmanirrahim.

Kita ingin menerapkan Khilafah ala Rasul dan 2 Khalifah paling populer sepanjang masa. Karena Dalam hadis Rasul tlah disampaikan bahwa akan kembali Khilafah yang mengikuti metode kenabian.
Inilah yang ku duga dari mempelajari peradaban Islam di bangku kuliah, yang palik sering dibahas hanyalah unsur politik kekuasaannya. Bukan unsur perekonomian, kesejahteraan, kedamaian rakyat, hilangnya kemaksiatan di tengah-tengah masyarakat, keindahan persaudaraan di antara sesama umat Muhammad, kesehatan yang terjamin oleh pemerintahan, pendidikan difalisitasi oleh penyelenggara negara, dan lain-lain. Tapi karena yang selalu dibahas dalam studi peradaban Islam adalah peristiwa politik yang sebenarnya tidak signifikan dalam periode pemerintahan, jadi seakan-akan itulah sejarah yang mayoritas terjadi dalam kehidupan umat Islam.
Ibarat pepatah, wajah cantik peradaban Islam tapi yang dilihat titik kecil hitam yang bernama tahi lalat. Dan itu yang terus dibahas dan dibesar-besarkan. Lalu melupakan esensi penting dalam penerapan Syariat Islam dan berkah-berkah yang di raihnya. Bukannya apa, saya melihat dari sekian banyak buku yang digunakan dalam studi peradaban Islam di kampus2 Islam, lebih banyak menggunakan buku2 yang terpengaruh oleh kaum Orientalis ketimbang buku2 yang berasal dari ulama2 klasik. Padahal berbicara peristiwa sejarah berarti berbicara tentang riwayat2. Dan ketika berbicara tentang riwayat2, maka sejarah tersebut harus diceritakan turun temurun dari pelaku sejarahnya. Atau buku2 sejarah tersebut ditulis oleh pelaku sejarahnya. Sebagai contoh Siroh dari Ibnu Hisyam, Thabari, Ibnu Katsir, Jalaluddin as-Suyuti, dan lain2. Karena saya melihat, sejarah2 mereka cenderung berimbang dalam mempresentasikannya di kalangan umat manusia. Tapi karena buku yang kita pelajari adalah dari buku yang sumbernya telah berjarak jauh. Dan ditambah lagi agar mengetahui hitam putihnya siroh, akhirnya yang hitam itu memperoleh legalisasi untuk mengaburkan sejarah yang sesungguhnya.
Mungkin bunda bisa membaca jawaban saya dari pertanyaan yang diberikan Pak Fadhil sebagai bahan UTS. Di sana saya sedikit membeberkan mengenai Studi Peradaban yang selama 8x masuk kurang lebih. Insya Allah akan membantu mba' dalam memahami kekuatiran ku ketika mempelajari Studi Peradaban tersebut.
Dan fakta membuktikan, bahwa ada jutaan manusia yang telah menjadi korban pembantaian semenjak Demokrasi diterapkan sejak 2 abad silam. Sedangkan jumlah kematian akibat politik pada masa pemerintahan Umayyah, Abbasiyah, dan Turki Utsmani, jangankan 1 juta, 500ribu pun itu masih perlu singaikan, karena konflik yang terjadi di ranah pemerintahan, hanya melibatkan tokoh2 dan beberapa pasukan. Sedangkan mayoritas rakyat tidak menjadi korban. Karena memang hanya yang berkepentingan yang menjadi penyebab konflik. Tapi lihat sejarah penjajahan Barat sepanjang masa, mereka menjajah dunia Islam demi Kekayaan, Kekuasaan, dan Agama (Gold, Glory, Gospel), telah menjadikan negeri yang terjajah menderita dan jutaan manusia yang menjadi korban pembantaian mereka. Kamu tahu Bunda atas dasar apa semua itu mereka lakukan...?
Yaitu atas nama DEMOKRASI dan KOLONIALISASI. Dan hingga kini penjajahan itu terus terjadi di negeri2 Muslim. Amerika menciptakan ISIS sebagai alat jastifikasi untuk menyerang Suriah, Irak, dan Yaman, padahal kepentingan di baliknya adalah Kekuasaan dan Minyak yang melimpah ruah. Dan tujuan mereka yang lebih besar dari itu adalah untuk melanggengkan kekuasaan mereka dengan menancapkan Sistem Kapitalisme-Demokrasi.
Menurutnya saya, Bunda perlu memahami mengapa Timur Tengah hingga kini tidak damai...?!
Yakni karena Amerika, Rusia, Inggris, dan Perancis telah sukses mengadu domba sesama Muslim di sana yang salah satunya adalah dengan terus meniupkan isu Syiah vs Sunni. Tapi bukan hanya itu, Presiden2 timur tengah yang puluhan tahun telah menjabat, adalah kaki tangan Amerika, Rusia, dan Inggris. Oleh karena itu, ketika rakyat memberontak dari kekuasaan mereka karena kezoliman mereka terhadap rakyat yang sudah tidak tertahankan, maka perpecahan di negeri2 itu pun pecah. Dan bagi orang2 yang tidak faham terhadap apa yang terjadi di sana, mereka kemudian menyalahkan umat Islam dan menjasitifikasi buruk terhadap Islam yang mereka jalankan. Dan yang terjadi di Suriah saat ini yakni, adanya upaya pengembalian pemerintahan Islam (Khilafah) oleh Mujahidin yang kemudian dituduh sebagai ISIS dan pemberontak. Padahal ISIS adalah buatan Amerika sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Obama dalam salah satu pidatonya, Hillary Clinton, dan Edward Snowden, yakni mantan koordinator Intelijen Amerika.
Mengapa mereka menciptakan ISIS..?
Yakni agar mereka dapat mencitra burukkan para Mujahidin di Suriah, Irak, dan Yaman, yang ingin menegakkan Khilafah Islam. Dan agar menjadi alat bagi Amerika untuk mengajak negara2 yang tergabung di dalam PBB untuk menyerang para Mujahidin yang memperjuangkan Khilafah Islam atas nama ISIS.
Cukup ini dulu saya kira tanggapan saya terhadap pertanyaan Bunda Al-Azhar. Takutnya ngga' kebaca kalau kepanjangan. 😁😁😁

Sabtu, 19 November 2016

CAHAYA ISLAM ITU TERANG

Cahaya islam itu terang.  Dan saking terangnya, tak ada satupun manusia yang akalnya tak tercerahkan. Tapi masalahnya, siap ngga' keinginan nafsu pribadi itu ditanggalkan..?! itu aja sebenarnya. Karena ide islam yang begitu cemerlang, hanya akan merasuki jiwa-jiwa yang tenang, yakni jiwa yang tenang karena ketaatannya pada sang penguasa alam. Jadi, KHILAFAH mesti ditegakkan.

Rabu, 09 November 2016

REVOLUSI untuk KEMERDEKAAN HAKIKI

Insya ALLAH dari kasus AHOK ini, rakyat Indonesia akan semakin yakin, bahwa negeri ini sedang dijajah oleh CHINA, bukan hanya AMERIKA.

Saya berharap terjadi REVOLUSI, agar CHINA dan AMERIKA berhenti menjajah INDONESIA.

Kalau terjadi REVOLUSI, maka Tambang Emas Freeport di Papua bisa diambil dan dikelola sendiri oleh Indonesia, sehingga hasilnya dapat menyejahterakan Rakyat Indonesia.

Begitu juga proyek Reklamasi di Jakarta, dapat diambil alih oleh negara dan dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan Umat.

Dan ratusan tambang di negeri ini dapat dikelola sendiri oleh bangsa demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dan yang membuat semua itu dapat terjadi adalah karena Sistem Ekonomi yang dipakai bukan lagi Ekonomi Kapitalisme, tapi yang dipakai adalah SISTEM EKONOMI ISLAM.

Jangan mau dibohongin pake Ekonomi Kapitalisme. Tegakkan KHILAFAH....
MERDEKA......!!!