Tampilkan postingan dengan label KISAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KISAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Maret 2017

MIMPI MASA KECIL

Ada seseorang yang mimpi bahwa telah datang hari KIAMAT.

Dia menyaksikan berjungkir baliknya pohon-pohon dan manusia.

Dan dia menyaksikan begitu banyak manusia yang bergelimpangan tanpa nyawa.

Semuanya berteriak meminta untuk dikembalikan beberapa detik saja.

Dan dia melihat ada 2 orang sahabatnya yang tengah memperoleh NAUNGAN oleh Allah.

Dia cemburu, dia iri kepada kedua sahabatnya yang dulu di dunia membaca qur'an 1 juz perharinya.

Dan dia menyesal karena tidak langsung menyampaikan kepada wanita muslimah untuk menutup aurat mereka saat ditemuinya di dunia.

Dia menyesal, menyesal dan menyesal. sedangkan ia terus memandang kedua sahabatnya sedang memperoleh naungan dan perisai karena qur'an yg dibacanya ketika di dunia.

Lalu secara tiba2 ia terbangun dari mimpinya. 03.04 wib.

Selasa, 28 Februari 2017

PREMAN TELAH MENGINSPIRASIKU

Pengalaman dakwah yang paling membahagiakanku adalah saat aku menyampaikan Islam kepada anggota Genk Motor.

Mereka begitu tenang dalam mendengarkan, dan mereka tidak sungkan untuk menyampaikan apa yang memang mereka yakini bahwa itu salah.

Sering mabuk iya, dan mereka sadari bahwa itu salah. Sampai dengan hati yang menggetarkan jiwa, mereka sangat ingin kembali ke jalan yang benar.

Iya, kami tidak shalat, tapi setiap ada kegiatan keagamaan kami selalu membantu. Katanya.

Lalu ku pandangi lekat-lekat wajah mereka, tersirat adanya penyesalan atas perbuatan yang hingga kini mengungkung mereka. Teman-teman Genk Motor katanya, yang membuat mereka begitu berat untuk berbenah.

Kami punya keinginan yang kuat untuk berubah, namun mungkin belum sekarang, tapi in sya Allah suatu saat kami akan berubah. Katanya.

Aku tak bertindak seakan mengajari mereka. Aku hanya berupaya menjadi teman, sahabat, dan menjadi sosok yang ku katakan kepada mereka bahwa aku tidak bermaksud ceramah, aku hanya berbagi ilmu yang ku fahami di benak kepala.

Alhamdulillah mereka teduh, berupaya untuk tampil santun, dan menjadi pendengar yang merasa sangat haus akan ilmu.

Aku hanya berusaha membangun sebuah paradigma dalam memandang tentang hidup, tentang masa depan yang pasti dan berlomba untuk diraih. Dan bagiku itu cukup untuk membuat mereka berfikir akan fananya hidup. Sehingga mereka dengan sepenuh hati untuk merancang kembali proses dalam menjalani hidup.

Tenang, mau mendengar, diam, dan merasa kurang ilmu. Itulah yang membuat aku kagum bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menjadi makhluk yang terbaik. Dan cukup bagiku bahwa sikap mereka dalam merasa tawadhu' 100% lebih baik dari uraian kalimat hikmah yang keluar dari lisanku.

Minggu, 22 Januari 2017

SI ANAK BATU

Terdengar tetesan air yang berasal dari kran yang menetes di dalam baskom plastik milikku yang terletak di kamar mandi. Setetes demi setetes air yang menetes di dalam baskom, tetapi mampu memenuhi baskom itu hingga meluap.

Mendengar tetesan air yang terus menerus menetes di dalam baskom tersebut, membuatku secara tiba-tiba teringat pada sebuah kisah seorang lelaki ia menganggap dirinya begitu bodoh. Banyak yang menganggap bahwa ia adalah manusia yang berotak batu, dan hal itu ia benarkan karena selama mengikuti proses pembelajaran, padahal dengan para guru yang begitu luar biasa hebatnya, tidak ada satu pun pelajaran yang dapat ia ingat dan untuk diamalkan.

Dia kemudian memilih untuk berhenti belajar, lalu pergi tanpa ia tahu apa yang menjadi tujuannya dan kemana tempat yang harus menjadi tempat perlabuhannya. Lalu tibalah ia di suatu tempat yang tidak ia kenali, tepatnya ialah di sebuah Gua yang cukup gelap. Kemudian ia jadikan tempat peristirahatan sementara untuk menghilang rasa letih akibat perjalanan panjang yang ditempuhnya.
Tiba-tiba ia mendengar suara cik...cik..cik...di dalam Gua tersebut. 

Yaa,,,ternyata suara tetesan air yang berjatuhan menimpa bebatuan besar yang berada di bawah sumber air yang menetes. Dengan cermat dan ia berusaha fokus melihat batu-batu besar tersebut yang ditimpa oleh setetes demi setetes air yang berasal dari atasnya. Ia kemudian melihat batu-batu tersebut berlubang akibat tetesan air yang terus berulang. Lalu tiba-tiba muncul kecerahan yang berasal dari wajahnya, ia merasa memperoleh pencerahan dari yang luar biasa setelah memperhatikan batu-batu besar itu yang berlubang dan perlahan menjadi hancur akibat tetesan air yang terus menerus berulang.

Lalu ia berkesimpulan, jika setetes air yang terus-menerus dapat melubangi bahkan menghancurkan batu yang begitu besar, maka hal itu juga bisa terjadi kepada otak saya yang sulit memahami pelajaran ini. Pasti ada jalan untuk membuat saya dapat memahami pelajaran, yaitu dengan terus belajar secara perlahan yang penting berkelanjutan dan berulang-ulang sampai saya terpahamkan, sebagaimana batu yang begitu keras namun bisa berlubang oleh tetesan air yang terus berjatuhan di atasnya.

Dia kemudian terus belajar tanpa rasa putus asa. Dan ia terus mengulang-ulang pelajaran yang dipelajarinya sampai ia faham. Yang kemudian dari cara tersebut ia menjadi seorang ilmuan  yang terkenal sepanjang masa, dan begitu banyak para ilmuan yang mengambil referensi ilmu darinya. Karya-karya besarnya hingga hari ini telah mencerahkan jutaan manusia.

Tahukah anda siapa ilmuan dunia itu wahai sahabatku sekalian..???
Dialah yang dijuluki dengan istilah Si Anak Batu, yakni Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqholani Rahimahullah, yang berasal dari negeri Mesir.

Selasa, 17 Januari 2017

WANITA ITU TAK SECARA SADAR MERENDAHKAN DIRI

Ada pengalaman pahit yang ku alami malam ini, yaitu saat ku tempuh perjalanan untuk silaturrahim menggunakan motor yang belum lama ku miliki menuju keluargaku yang di Mandongi, Kota Kendari ba'da isya tadi. 
Tiba-tiba motor ku menyinari sekumpulan muda-mudi yang asyik bercengkrama happy di pinggir jalan yang gelap, seakan tak malu saat orang lain melihat ke arah mereka. Dan saya pribadi  memang tidak suka dengan aktivitas seperti itu. 
Tapi ada sesuatu yang memiriskan hati ketika seorang wanita yang tidak sengaja tersinari oleh lampu motorku, sebab adanya dia (wanita) itulah yang membuat ku miris karena tidak seharusnya dia berada di tempat itu, yakni sebuah perkumpulan yang menurut ku akan menghancurkan dirinya sendiri.
Kalau boleh jujur, aku kasian melihatnya malam ini, seakan dengan senang hati ia merendahkan dirinya sendiri dengan memasuki komunitas yang boleh dikatakan komunitas pria yang suka mempermainkan wanita, padahal gadis itu telah dimuliakan oleh Allah SWT. sejak Islam menyelimuti jagad raya. Tapi memang semua itu bisa terjadi jika ajaran Islam tidak dipelajari, akhirnya diri yang sebenarnya mulia tak diketahui, akhirnya merendahkan diri dengan senang hati dan menjadi teman syaiton yang sejati. ididihh...na'udzubillahhi min zalik...

"NGAPAIN" PUNYA BAPAK dan IBU macam ini.....???

Wahai engkau para IBU dan BAPAK. perhatikanlah generasi kalian. jangan sampai kalian tersibukkan oleh PEKERJAAN lalu lupa akan TANGGUNG JAWAB kalian sebagai ORANG TUA.
silahkan anda bekerja. karena itu adalah kewajiban anda sebagai PEMIMPIN rumah tangga. namun janganlah kalian tanamkan pemahaman di dalam benak anda bahwa kebahagiaan itu hanya akan kalian RAIH jika bergelimang MATERI.
dan jangan pula anda meyakini sebuah pendapat yang mengatakan bahwa ANAK-ANAK anda akan BAHAGIA setelah anda memberinya MATERI dengan sebanyak-banyaknya. memberikannya LAPTOP, SMARTPHONE, UANG JAJAN yang banyak, SEPEDA MOTOR atau yang lainnya lalu anda mengira itu telah membuat mereka BAHAGIA.
karena jika anda meyakini seperti demikian. maka anda telah memudahkan jalan bagi GENERASI anda untuk menuju pada PENGHAMBAAN terhadap MATERI. dan secara tidak langsung anda telah mengabaikan urusan HATI yang mereka miliki.
bacalah TULISAN yang ada di bawah ini. semoga ALLAH memberi penyadaran bagi kita semua para AYAH dan IBU maupun yang sedang mencalonkan diri sebagai AYAH dan IBU.
tulisan dibawah ini aku COPAS dari tetangga sebelah..

"Yang lagi jadi trending topic di Jakarta".
By Dian Fitriana

Rasanya saya ingin peluk anak ini...
Aga atau Rangga, kls 2 SMP Global Islamic School, bunuh diri menggantung di lemari baju kamarnya.
Korban broken home, ayah ibunya berpisah, dan masing-masing sudah menikah lagi.
Ayahnya di Jakarta tapi sudah berkeluarga lagi. Berkali-kali berjanji ketemuan dengan Aga, tapi ditungguin oleh si anak ternyata jarang datang.
Ibunya sejak menikah tinggal di Surabaya dengan keluarga barunya, meninggalkan Aga kecil dengan nenek dan tante-nya.
Anak ini depresi, merasa ayah ibunya nggak mencintainya lagi.
Copas cerita tentang Aga:
Anak ini ternyata sudah merencanakan kematiannya, karena merasa ibu dan ayahnya sudah tidak mencintainya.
Jadi, dia ingin kembali kepada pencipta Nya yang pasti lebih mencintainya.
Dia bahkan sudah memberikan mainan2 kesukaaannya kepada teman-temannya. Pada hari minggu dia trial kekuatan lemari dan memperkuat lemari supaya kuat mengantung tubuhnya.
Sejak minggu dia puasa, supaya ketika ia menggantung diri tidak keluar kotoran. Detail perencanaan ia tulis dalam smartphone-nya. Dan dia melaksanakannya pada hari selasa pagi tgl 13 Januari.
Sebenarnya tanda tanda si anak depresi sudah terlihat, tetapi orang tua, nenek dan tantenya tak menghiraukannya.
5 tahun sebelumnya, ketika orang tuanya bercerai sudah diperingatkan bahwa si anak sangat depresi dan cenderung suicidal.
Bayangkan, untuk menggantung dalam lemari, maka dia harus menekuk kakinya.
Bayangkan, di butuhkan waktu 1 menit sambil nafasnya tercekik dia harus terus menekuk kakinya.
Dibutuhkan konsentrasi dan niat yang kuat luar biasa untuk itu.... karena depresi.
Masya Allah..
****
Aga, adalah contoh anak yang berjiwa kosong, haus kasih sayang orang tuanya. Secara materi berkecukupan, sekolah di sekolah elite, pandai secara intelektual, berkomunikasi dengan ibunya memakai bahasa inggris...
Ternyata.... Nun jauh di lubuk hatinya, ia rindu belaian kasih sayang ayah ibunya. Rindu bercengkerama bersama seluruh keluarganya. Rindu bermain dan bermanja-manja bersama sosok yang telah melahirkannya...
Keluarga, adalah benteng yang tangguh bagi perkembangan jiwa anak-anak kita. Tempat yang paling nyaman untuk pulang.
Seruwet dan sepelik apapun permasalahan yang kita miliki, keluarga tetaplah tempat berteduh yang paling indah bagi jiwa dan hati kita.
Jangan sampai anak-anak kita bernasib seperti Aga.
Jangan lewatkan waktu yang hanya sebentar bersama mereka, karena usia mereka terus bertumbuh...
Jadikan masa kecil-nya bersama kita, menjadi kenangan terindah yang akan terus mereka kenang sepanjang usianya.
Kisah pilu diatas menjadi contoh yang sangat berharga bagi siapapun orangtua, baik keluarga utuh maupun tidak.
Saya yakin kedua orangtua Aga pun sangat tidak menghendaki ini terjadi. Kita yang hanya membaca kisahnya saja berderai-derai air mata, apalagi mereka. Semoga Allah سبحانه وتعالى memberikan hikmah yg terbaik dari peristiwa ini, baik untuk orangtua Aga maupun kita semua yg menyaksikannya.

Senin, 16 Januari 2017

TIBA-TIBA DIA INBOX AKU TENTANG MENIKAH DENGAN PRIA YANG TAK LAGI MENCINTAINYA.

Kebanyakan wanita merasa bahagia saat pacaran karena belum merasakan pedihnya musibah zina. Tapi ketika ia merasakannya, maka ia akan merasa bahwa kiamat telah terjadi padanya.

Silahkan pacaran de', tadi siang baru saja ada yang inbox padaku bahwa si wanita telah melakukan aborsi. Dan saat ini penyakit akibat aborsi tersebut belum juga sembuh, sedangkan sang pacar berkata padanya bahwa ia tak lagi mencintainya.

Tapi mau bagaimana lagi, kedua keluarga besar telah mengetahuinya, dan hal itu telah mempermalukan keluarga mereka. Dan wanita karena tidak mau merasa malu lebih dalam lagi, maka ia pun memaksa pria kurang ajar tersebut untuk menikahinya.

Namun apalah daya, pria itu ngotot berkata bahwa ia tak lagi mencintainya. Anehnya, bagaimana bisa segampang itu ia berkata bahwa ia tak lagi cinta, sedangkan ia telah meniduri si wanita hingga menghasilkan seorang bayi yang dibunuh oleh keduanya.

Mereka telah berzina sekaligus menjadi pembunuh setelah aktivitas zina yang mereka lakukan memperoleh hasilnya.

Tapi itulah nafsu wahai pemirsa. Dan sebenarnya tidak ada seorang pria yang ketika ia memacari seorang wanita sebab ingin menikahinya, TIDAK ADA. Yang mereka inginkan adalah hanya karena ingin memuaskan hawa nafsunya. Dan nafsu itu macam-macam adanya.

Ada nafsu karena ingin berbincang-bincang lama dengan si wanita agar sang pria tidak merasa hampa, atau paling tidak bisa menghilangkan gengsi yang seakan tidak ada seorang pun wanita yang suka. Biar PD aja gtu bahwa dirinya masih disukai oleh wanita.

Dan ada juga nafsu karena ingin memuaskan hawa nafsu agar bisa bersentuhan lanbsung dengan seorang wanita yang mulus kulitnya. Cantik rupanya, lurus rambutnya, dan mirip gitar spanyol bodynya. Pokoknya nafsu itu menuntut agar menjamah body yang aduhai itu.

Dan ketika para pria itu mereka telah terpuaskan, maka sang wanita akan ditinggalkan. Karena memang hal itu sudah bukan lagi rahasia di kalangan pria bahwa pacaran masa kini itu adalah menginginkan tubuh seorang wanita, bukan karena ingin menikah.

Seorang pria jika ingin menikah, maka dia tidak akan menunggu lama untuk berlarut-larut dalam hubungan tanpa status yang jelas. Fikiran seorang pria yang telah ingin menikah adalah bukan semata karena ingin melepaskan libidonya, tapi karena ingin membentuk sebuah bahtera yang bernama rumah tangga. Oleh karena itu ia tidak akan pernah berlama-lama dalam pacaran.

Tapi sekali lagi, bagi pria yang sudah nyata belum siap menikah, maka percayalah padaku wahai wanita, engkau hanya akan menjadi bahan permainannya. Yakni menjadi game yang bernama wanita. Dan yang namanya game, sang pemain akan terus berusaha menang dari permainan itu. Dan bentuk kemenangannya adalah dapat memuaskan perasaan syahwatnya hingga mencapai puncak yakni menjamah tubuh si wanita.

Tapi begitulah yang namanya pacaran. Karena wanita itu sudah pernah aborsi, dan pihak keluarga telah mengetahui aib itu. Si wanita kemudian memaksa agar pria tersebut menikahinya. Karena si pria telah terlanjur menjamah kehormatannya hingga memiliki seorang bayi yang teraborsikan olehnya. Sedangkan si pria tak lagi tertarik padanya.

Pria itu bertindak persis dengan apa yang dilakukan oleh seseorang ketika sedang berpuasa. Saat seseorang berpuasa, terutama ketika ia berada di waktu sore harinya, ia kemudian berjalan-jalan lalu melihat ada banyak jenis makanan dan minuman berjejeran yang diperjual-belikan. Maka ia begitu bersemangat ingin membeli semua makanan itu.

Kemudian ia membeli sesuai dengan keinginan matanya, tapi setelah ia berbuka, meneguk air sampai tiga kali, makan sedikit kurma atau sepiring cendol, tiba-tiba ia merasa telah kenyang dan tidak lagi tertarik dengan gorengan2, pisang ijo, nasi kuning, nasi goreng, bakso, soto, dan macam2 makanan yang telah dibelinya. makanan2 tersebut ditinggal. Dan seandainya makanan2 itu bisa bicara, mereka akan berteriak sekeras-keranya san memaksa orang yang telah terlanjur membeli makanan tersebut agar dimakan dan dihabisinya, sangat mirip.

Demikianlah kasus perzinahan yang terjadi pada kedua pasangan itu. Sang wanita telah terlanjur dirusak, dan karena ia bukan makanan, maka ia memaksa pria tersebut agar menikahinya.

Itulah sedikit kisah dari seseorang yang telah meng-inbox-ku kemarin siang.
Bagaimana wahai para wanita, masihkah engkau ingin pacaran...?

Saudaramu, Salam el-Fath, 17 Januari 2017.

Rabu, 11 Januari 2017

KARIR DAKWAHKU DI IAIN KENDARI

Sepanjang karir dakwahku di Kampus IAIN Kendari. Dalam setiap diskusi yang ku lakukan dengan para mahasiswanya, mereka yang awalnya membenci Hizb dan ide Khilafahnya, tiba-tiba menjadi lembut, murah senyum, ramah, dan rajin mengucapkan salam setiap bertemu denganku.
Assalam 'alaikum Ustadz, apa kabar...?

Demikianlah ucapan mereka setelah mereka mengetahui dengan jelas seterang sinar mentari di siang hari tentang ISLAM yang didiskusikan bahwa ia adalah satu2nya solusi yang pentas diterapkan di negeri ini.

Dan label Ustadz pun mereka sandarkan padaku, padahal aku berbicara dengan kapasitasku sebagai mahasiswa. hehehe...:)

Mahasiswa IAIN Kendari itu cukup sentuh Aqidah mereka, dan sampaikan bahwa ISLAM itu adalah agama yang tinggi lagi sempurna, maka mereka akan bangga dengan agama yang dianutnya. Dan tanpa anda sadari, mereka juga akan bangga kepada anda karena telah menyampaikan ISLAM yang luar biasa kepada mereka. Karena ISLAM yang anda sampaikan belum pernah mereka mengetahuinya. Dan hal itu juga akan membuat mereka bangga dengan keIslamannya.

Anda hanya perlu sabari, lembuti, senyumi, dan sapa mereka dengan SALAM. Insya Allah mereka akan mencintaimu dan bersikap lemah lembut padamu. Tapi jangan lupa, kamu harus faham dulu apa itu Demokrasi, Kapitalisme, Sekularisme, Liberalisme, dan macam2nya. Baik dari sejarah munculnya, idenya, komentar pencetusnya, realitasnya, serta pernak-perniknya. Dan yang paling penting juga adalah memahami apa itu SYARIAH DAN KHILAFAH, serta bagaimana metode penerapannnya agar ia benar2 bisa menjadi solusi nyata di tengah2 kehidupan manusia.

Kalau sudah hal itu kamu pahami dan kamu jelaskan kepada mereka, maka tinggal mengedipkan mata saja, kamu akan dihargai melebihi orang tua mereka. :) :) :)
Insya Allah...

Kamis, 05 Januari 2017

SEJARAH KETUPAT

Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.
Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.
Arti Kata Ketupat.
Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.
Ngaku Lepat.
Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.
Laku Papat.
1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.
Lebaran.
Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.
Luberan.
Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.
Leburan.
Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.
Laburan.
Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.
FILOSOFI KUPAT - LEPET
KUPAT
Kenapa mesti dibungkus janur?
Janur, diambil dari bahasa Arab " Ja'a nur " (telah datang cahaya).
Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.
Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.
Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur).
LEPET
Lepet = silep kang rapet.
Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.
Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet..

Minggu, 01 Januari 2017

NASEHAT YANG INDAH DARI SEORANG KAKAK KEPADA ADIKNYA YANG TELAH MENIKAH.

Nasehat ini diawali oleh percakapan kecil yang dilakukan oleh seorang adik dengan kakaknya yang belum menikah. Suatu ketika sang adik bercerita kepada kakaknya tentang kehidupannya setelah menikah. Sehingga sampailah ia pada pernyataan seperti di bawah ini,

Sang adik berkata, "Memang jika kita bicara tentang nikah itu indah, tetapi kalau sdh menjalani itu sulit."

Perlu diketahui bahwa seorang adik ini telah begitu sering memberi nasehat kepada adiknya tentang haramnya melakukan aktivitas pacaran. Dan agar jika ia ingin menikah, hendaknya ia memilih seorang pria yang sholih, yang taat pada Allah SWT.

Tetapi ternyata sang adik ini tidak memperdulikan apa yang telah dinasehatkan oleh seorang kakak prianya tersebut. Dia lebih memilih untuk menjalani hubungan pacaran dengan seorang pria yang menurutnya begitu baik di matanya. Sehingga tibalah saatnya mereka berdua memutuskan untuk menikah. Berselang masa setahun lamanya, adiknya pun curhat kepada sang kakak. Sehingga sampai pada perkataan adik yang telah menikah itu dengan mengatakan kepada kakaknya, "Memang jika kita bicara tentang menikah itu indah, tetapi kalau sudah menjalaninya itu sulit."

Kemudian sang kakak memberi nasehat kepada adik kesayangannya itu, ia berkata:

"Untukmu wahai adikku yang telah menikah, sebaiknya engkau ajak suamimu agar mengikuti pengajian-pengajian keislaman, mendengarkan ceramah-ceramah Islam dari para ustadz. Karena akan terasa bedanya orang yang telah menikah tapi paham Islam dengan orang yang sama sekali tidak paham terhadap ajaran Islam, terutama dalam hal kerumahtanggan. Pokoknya BEDAAAAAA...BANGET." :)

Lalu adiknya tersebut berkata kepada kakaknya, "maunya Azka sih begitu, tapi kak Rasyid, suami Azka itu orangnya susah kalau mau diajak ke pengajian begitu, saya sudah cape' saya bicara dan beri tahu dia tetapi dianya malah marah kepadaku. Jadi, yaa.... saya kasih tinggal saja kaya gitu."

Kemudian kakaknya berkata kepada adiknya, "Itulah cinta yang palsu, Cinta yang hanya berlandaskan pada nafsu, yang telah menunjukkan manusia pada arah yang tidak benar. Sungguh setahuku ia tidak begitu saat kamu pacaran dulu. Tapi terlihat keasliannya setelah menjalani hidup bersamamu. huuuhh....kakak sangat kecewa dengan pilihanmu."

Adiknya pun berkata, "yaa...mau diapa kak, sudah terjadi, mau tidak mau saya harus menjalaninya"

Tetapi dengan kelemahlembutannya sebagai seorang kakak, Rasyid pun tak henti-hentinya memberi nasehat indah kepada adiknya tersebut. Dia berkata,

"Tapi jangan patah semangat de', semua manusia bisa berubah. Seorang Umar bin Khattab yang hampir membunuh Nabi Muhammad SAW saja bisa berubah menjadai manusia yang paling lembut, apalagi hanya seorang Azka dan Rizal (nama suami adiknya adalah Rizal). Insya Allah juga bisa berubah menjadi lebih baik. Namun untuk mencapai perubahan itu, saran kakak kepada adik Azka, agar mengikuti pengajian dan ceramah-ceramah Islam sendiri dahulu. Nanti kalau sudah faham Islam sedikit-sedikit, Azka tinggal ingatkan saja kepada suami adik Azka secara pelan-pelan. Insya Allah tidak ada hati seorang pun yang tidak memiliki cahaya untuk berbuat kebaikan. Pasti ada peluang untuk itu. Adik Azka hanya perlu bersabar dan terus belajar memahami suami Azka. Adik Azka harus mulai rajin shalat, baca qur'an walau hanya sebentar, mulai mengalah pada suami, dan harus memperlihatkan kepadanya bahwa Azka adalah istri yang baik dan sholihah. Insya Allah perlahan-lahan suami Azka akan berubah menjadi suami yang lebih baik. Tetaplah berdoa untuk kebaikan keluargamu, jangan biarkan sedikitpun ada yang merusaknya. Dan hal itu bisa kamu lakukan dengan memulai untuk memperbaiki diri dengan menaati Allah SWT. Semoga keluarga Azka diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT.

amin amin yarobbal alamin. Ucap Azka mengamini do'a yang disampaikan oleh sang kakak tersebut.

TAMAT... :) :) :)

Note:
Kisah ini adalah nyata, akan tetapi agar tidak menyinggung perasaan orang lain, maka nama kedua tokoh di atas kami samarkan. Kami menggantinya dengan nama lain agar tidak terkesan membuka aib atau menceritakan sesuatu yang tidak berkenaan bagi pelaku. Dan kami mohon maaf jika ada nama yang mirip dengan nama pembaca, kami hanya menjadikannya sebagai pelengkap dari ilustrasi film yang kami buat. Agar benar-benar sampai di hati pemirsa sekalian. :)

Dan kami ucapkan TERIMA KASIH yang sebesar-besaranya kepada pemirsa karena telah berkenan menyaksikan fllm pendek yang kami buat di atas. Semoga apa yang anda telah saksikan dapat memberi manfaat pengetahuan agar kita semua dapat memahami bagaiamana cara yang harus kita lakukan dalam membentuk sebuah rumah tangga. Sehingga kita dapat menjadikan keluarga kita mencapai kebahagiaan layaknya sebuah keluarga di Surga. Dan kami doakan semoga keluarga pemirsa sekalian menjadi keluarga yang penuh ridho dan rahmat serta keberkahan dari Allah SWT. Aamiin...

Saudaramu, Salam el-Fath

Senin, 26 Desember 2016

TERNYATA MAHASISWI MAGISTER BAHASA ARAB ITU PENYEBABNYA.

Beberapa hari terakhir ini saya selalu dicie-cieyi oleh teman-teman kampus saya. Mereka bilang bahwa saya menyukai salah seorang wanita yang berasal dari suku mereka.

Wiwik namanya, salah seorang mahasiswi magister pendidikan bahasa arab, yang berasal dari suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Saya sendiri tidak tahu siapa itu Wiwik, kenal saja tidak, apalagi dibilang bahwa saya menyukai dia. KOK BISA...?

Memang sih ada beberapa orang wanita yang berasal dari suku yang sama dengan mereka, sering datang ke Masjid setiap waktu shalat. 5 waktu mereka selalu tepat, karena mereka sering shalatnya di Masjid walau shubuh yang dilakukan pukul 00:04 WIB.

Jujur, aku cukup salut dan kagum terhadap para wanita itu. Mereka benar-benar menjaga waktu shalat mereka, terutama di waktu subuh. Terlepas dari afdholiyahnya seorang wanita yang shalatnya lebih baik di rumah.

Tapi yang membuatku merasa aneh itu, jika nama saya dicatut untuk sesuatu yang tidak ku lakukan, yakni menjadi tertuduh bahwa aku menyukai salah satu di antara mereka.

Bagaimana tidak, kenal ngga' apalagi suka. Berintraksi apalagi, tidak sama sekali. Memang sih saya pernah ditanya oleh seorang wanita tentang sesuatu, dan setelah ku jawab, saya pun pergi. Ya...kurang lebih hanya 20 detik untuk menjawab pertanyaannya itu. Dan saya juga tidak tahu nama gadis itu.

Cie-cie itu membuatku sedikit tidak nyaman, hingga membuatku penasaran dan bertanya-tanya, sebenarnya siapa gadis itu..?! Kok saya disebut-sebut bahwa saya menyukainya. Apakah dia adalah sosok wanita luar biasa dalam pandangan mereka..?! ENTAHLAH.

Dan akhirnya teka-teki yang membingungkan itu terjawab sudah. Kemarin sore saat sedang asik membaca sebuah berita di salah satu situs, tiba-tiba aku dikagetkan oleh kedatangan seorang gadis yang pernah berpapasan denganku dan bertanya tentang sesuatu hal padaku.

Dia bertanya padaku,

Mas, sholawat yang mas sampaikan waktu itu ke saya, tidak saya temukan. Bagaimana ya mas...?
(Yang beliau tanyakan waktu itu adalah tentang sholawat yang sering ku baca menjelang sholat zuhur).

Sontak aku kaget mendengar suaranya, bagaimana tidak, dia tepat berada di belakangku dan tiba-tiba datang. Padahal belum ku beri undangan padanya untuk datang. hehehe...

Dan ketika ia berbicara itu, teman-teman tahu, aku dibuatnya tertawa terbahak-bahak, why..?! karena logat sasak/lomboknya begitu kental. dan aku benar-benar tidak bisa menahan tawaku.

Saya kemudian minta maaf padanya atas sikap saya tersebut, dan KU KATAKAN DENGAN INDAH, DENGAN TERBUKA, HATIKU HAMPA....(ya ngga' lah, itu potongan lirik lagunya Peterpan). hehehe....

Ku katakan padanya, maaf mba', saya benar-benar merasa lucu mendengar logat mba' dalam berbicara. Jadi, mohon maaf, sebab ada beberapa orang teman kelas saya yang juga berasal dari lombok, ketika mereka berbicara, saya juga tertawa akan hal itu. jadi, maaaafff banget.

Eh, dianya malah bilang, tertawa aja terus, tertawa aja. emang ada yang lucu.

Lah, saya jadi bingung, ini orang kok kaya udah akrab aja ya dalam hal cara ngomongnya dengan saya. Dan saya jadi ikut terbawa dengan suasana keakraban yang ia lakukan.

Saya kemudian katakan kepadanya, iya nanti saya coba carikan sholawatnya mba', lalu dengan cepatnya ia menyambar perkataanku.

Gini aja mas, tolong mas rekam suaranya mas dengan membaca sholawat itu, lalu kirim ke saya. kemudian dia meminta nomor HP saya.

Lalu ku katakan padanya, gini aja mba', nanti saya kirimkan teksnya, saya nanti kasih nomor WA saya aja.

Nah, itu lebih bagus, dan juga rekaman suaranya ya mas. jawabnya.
Berapa nomor HPnya mas...?

Kamudian saya berikan pdanya, 0853xxxxxx.
Beberapa saat kemudian, saya kirimkan teks sholawat yang dia minta. dan dia pun berkata:

Coba ada rekaman suaranya mas, biar Wik tahu cara bersholawatnya.

Saya lalu bertanya padanya, Wik itu apa mba'..?
Wik itu nama saya, Wiwik Kurniawan.
Ohh...jadi anda toh yang anak-anak itu itu sebut. Kirain siapa..(saya baru tahu).
Sebut gimana mas..? Hmm, penasaran Wik. Kalau kakak2 lombok Wik ngomong macem-macem jangan dipercaya mas.
Iya...mereka ngomongnya aneh-aneh. Masa saya suka sama mba', kenal aja ngga' udah ngomong suka. Nyambung ke mana tuh..(bingung).
Masa'? Hehehe..bisa jadi, soalnya Wik cerita ke mereka mas.
Haahh...cerita apa mba'...?

Percakapan berhenti, ohh....ternyata dia yang menyebabkan saya diledekin itu. Aneh juga gadis itu ya, belum kenal sama sekali udah main ceritain saya. Dan ternyata, diam-diam selama ini dia terus mendengar bacaan sholawat saya saat menjelang shalat di Masjid. Saya suruh untuk merekam suara orang yang juga selalu shalawatan di kampus dianya malah tidak mau, inginnya suara saya yang mau direkam oleh dia.

Hedeeeehhh.....CAPE DECH....

Kamis, 08 Desember 2016

Kisah NYATA Mahasiswa Indo di Australia.

Asslmwrhwb,

Suatu pagi, kami jemput Client, orang tsb sdh tua. Bapak ini seorang pengusaha asal Singapura, logat bicaranya gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman hidupnya pd kami :

"your country is so rich!" (Negaramu sangat kaya)

Dalam hatiku : "Ah biasa banget denger kalimat itu"
Tapi tunggu, dia berkata:

"Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia".

"Everything can be found here in Indonesia, you don't need the world." (Dunia yg butuh indonesia, bukan sebaliknya).

Indonesia paru-paru dunia.
Tebang saja hutan diKalimantan,dunia pasti kacau.

Singapura is nothing,we can't be rich without Indonesia. 500rb org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan

Bisa terbayang uang yg masuk ke kami apartemen2 terbaru kami yg beli orang2 Indonesia, tdk peduli harga selangit,laku keras. Lihatlah R.S kami,isinya Indonesia semua.

Trus, kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap kebakaran hutan Indonesia masuk?

Sangat terasa, we are nothing! Kalian tau kan kalo kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura & Malaysia? Kalian di Indonesia dg mudah dpt beras.

Liatlah negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami impor dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya mengandung permata.

Terliat glitter kalo ada matahari, bersinar. Penambang jual cuma Rp.3rb/kg ke pabrik China, si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg.

Kalian sadar tdk kalau negara2 lain selalu takut mengembargo Indonesia!

Ya, krn negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tdk diembargo.

Harusnya KALIANLAH YG MENG- EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.

Belilah pangan dr petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri, tak perlu impor, kalau bisa produk sendiri.

Jika kalian bisa mandiri, bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!

(Indonesia akan mengatur dunia)
Share biar sampe ke seluruh rakyat Indonesia !!

copas : Rahmawan Puspawijaya

Rabu, 23 November 2016

3 Hikmat Dari Air Terjun Moramo

Ada 3 hal penting yang menjadi pelajaran bagiku ketika berada di air terjun moramo :
pertama, adalah salah satu keagungan Allah dan Kebesara-Nya | Dia mendesain Pesona alam Air Terjun yang kadang dibonusi dengan pancaran pelangi yang menari-nari berbenturan dengan buih air terjun yang mengalir. Memandangnya sungguh menakjubkan dan menyegarkan pikiran.
kedua, adalah ketika air yang tinggi mengalir ke dataran yang lebih rendah | membuatku merasa iri dengan keadaan yang begitu adanya | iri karena ia tinggi namun merendah | hingga ku terfikir bahwa seperti inilah jiwa manusia seharusnya | ketika telah meninggi tingkat intelektualnya | maka ia semakin menganggap diri rendah disisi sang Pencipta | tanpa merasa lebih hebat dihadapan manusia.
ketiga, inilah yang membuat sesak di dada | ku mencoba untuk mengambil buih yang begitu banyaknya | namun ketika ia berada di tangan hilang tanpa bekas yang tersisa | banyak, namun tanpa kekuatan yang dimilikinya | lalu terfikir oleh ku tentang umat islam diseluruh dunia | sekitar 1.6 Milyar jumlahnya | namun ketika sebagian saudaranya dibantai oleh penjajah | di mianmar, sri lanka, suriah, libya, irak, afganistan hingga pakistan | mereka tak mampu melawan penjajah israel yang hanya berjumlah 7 juta jiwa | yang juga telah membantai saudaranya di Palestina.
wahai umat islam, sampai kapankah kalian akan berdiam terhadap kejadian yang telah menimpa saudara2 kalian...? tak terbersitkah didalam dada kalian sedikit rasa untuk bersatu..? mengapa tak kalian segera bangkit dari keterpurukan..? mengapa kalian tak segera mengambil seruan Hizbut Tahrir untuk segera menegakkan Khilafah...? yang dengannya kalian akan dipersatukan dan menjaga kehormatan kalian. bangunlah wahai umat islam. kalian sudah terlalu lama berada di pembaringan. bergeraklah, berjuanglah, dan bangkitlah untuk menegakkan KHILAFAH yang telah dijanjikan oleh Allah subhanahu wata'ala.

Minggu, 20 November 2016

Dialog Efek Kenaikan BBM bersama Rakyat Kecil

aku : bu', harga tahu gorengnya masih 1000 ya...?
ibu pedagang : iya.
aku : emang ngga' kena pengaruh kenaikan BBM ya...?
ibu : terpengaruh mas. kemarin udah coba jual 4, 5000, tapi malah ga ada yang mau beli.
aku : oh gtu ya, saya aja udah milih jarang untuk beli.
ibu : kenapa mas,..?
aku : saya mau berhemat bu'. habis semua barang2 pada mahal.
ibu : tuh ternyata mas tahu.
aku : hmm,,, yang kasihan malah pedagang kecilnya.
ibu : iya, ternyata mas mengerti juga.

tak kuat tuk lisan ini menyampaikan, akhirnya ku pilih dalam hati tuk gumamkan.
aku memang ngerti bu', dan semua orang juga tahu. tapi yang paling aku kasihan itu pedagang kecil seperti ibu, barang pokok pada naik, ibu cuman jual kue-kue di pinggir jalan, ketika ibu ingin naikkan harganya biar sesuai, eh para pembeli pun malah lari. hmm...kasihan kamu ibu', sudah seperti ini mi jika kita masih pakai sistem demokrasi-kapitalisme. karena dari sistem inilah yang menghasilkan penguasa2 yang zolim pada rakyatnya.

Sabtu, 19 November 2016

Pidato Wisudawan Terbaik, Memukau tetapi Sekaligus “Menakutkan”

Setiap acara wisuda di kampus ITB selalu ada pidato sambutan dari salah seorang wisudawan. Biasanya yang terpilih memberikan pidato sambutan adalah pribadi yang unik, tetapi tidak selalu yang mempunyai IPK terbaik. Sepanjang yang saya pernah ikuti, isi pidatonya kebanyakan tidak terlalu istimewa, paling-paling isinya kenangan memorabilia selama menimba ilmu di kampus ITB, kehidupan mahasiswa selama kuliah, pesan-pesan, dan ucapan terima kasih kepada dosen dan teman-teman civitas academica.
Namun, yang saya tulis dalam posting-an ini bukan pidato wisudawan ITB, tetapi wisudawan SMA di Amerika. Beberapa hari yang lalu saya menerima kiriman surel dari teman di milis dosen yang isinya cuplikan pidato Erica Goldson (siswi SMA) pada acara wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York, tahun 2010. Erica Goldson adalah wisudawan yang lulus dengan nilai terbaik pada tahun itu. Isi pidatonya sangat menarik dan menurut saya sangat memukau. Namun, setelah saya membacanya, ada rasa keprihatinan yang muncul (nanti saya jelaskan). Cuplikan pidato ini dikutip dari tulisan di blog berikut: http://pohonbodhi.blogspot.com/2010/09/you-are-either-with-me-or-against-me.html
“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.
Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.
Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.
Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?
Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan…….”
Hmmm… setelah membaca pidato wisudawan terbaik tadi, apa kesan anda? Menurut saya pidatonya adalah sebuah ungkapan yang jujur, tetapi menurut saya kejujuran yang “menakutkan”. Menakutkan karena selama sekolah dia hanya mengejar nilai tinggi, tetapi dia meninggalkan kesempatan untuk mengembangkan dirinya dalam bidang lain, seperti hobi, ketrampilan, soft skill, dan lain-lain. Akibatnya, setelah dia lulus dia merasa gamang, merasa takut terjun ke dunia nyata, yaitu masyarakat. Bahkan yang lebih mengenaskan lagi, dia sendiri tidak tahu apa yang dia inginkan di dalam hidup ini.
Saya sering menemukan mahasiswa yang hanya berkutat dengan urusan kuliah semata. Obsesinya adalah memperoleh nilai tinggi untuk semua mata kuliah. Dia tidak tertarik ikut kegiatan kemahasiswaan, baik di himpunan maupun di Unit Kegiatan Mahasiswa. Baginya hanya kuliah, kuliah, dan kuliah. Memang betul dia sangat rajin, selalu mengerjakan PR dan tugas dengan gemilang. Memang akhirnya IPK-nya tinggi, lulus cum-laude pula. Tidak ada yang salah dengan obsesinya mengejar nilai tinggi, sebab semua mahasiswa seharusnya seperti itu, yaitu mengejar nilai terbaik untuk setiap kuliah. Namun, untuk hidup di dunia nyata seorang mahasiswa tidak bisa hanya berbekal nilai kuliah, namun dia juga memerlukan ketrampilan hidup semacam soft skill yang hanya didapatkan dari pengembangan diri dalam bidang non-akademis.
Nah, kalau mahasiswa hanya berat dalam hard skill dan tidak membekali dirinya dengan ketrampilan hidup, bagaimana nanti dia siap menghadapi kehidupan dunia nyata yang memerlukan ketrampilan berkomunikasi, berdiplomasi, hubungan antar personal, dan lain-lain. Menurut saya, ini pulalah yang menjadi kelemahan alumni ITB yang disatu sisi sangat percaya diri dengan keahliannya, namun lemah dalam hubungan antar personal. Itulah makanya saya sering menyemangati dan menyuruh mahasiswa saya ikut kegiatan di Himpunan mahasiswa dan di Unit-Unit Kegiatan, agar mereka tidak menjadi orang yang kaku, namun menjadi orang yang menyenangkan dan disukai oleh lingkungan tempatnya bekerja dan bertempat tinggal. Orang yang terbaik belum tentu menjadi orang tersukses, sukses dalam hidup itu hal yang lain lagi.
Menurut saya, apa yang dirasakan wisudawan terbaik Amerika itu juga merupakan gambaran sistem pendidikan dasar di negara kita. Anak didik hanya ditargetkan mencapai nilai tinggi dalam pelajaran, karena itu sistem kejar nilai tinggi selalu ditekankan oleh guru-guru dan sekolah. Jangan heran lembaga Bimbel tumbuh subur karena murid dan orangtua membutuhkannya agar anak-anak mereka menjadi juara dan terbaik di sekolahnya. Belajar hanya untuk mengejar nilai semata, sementara kreativitas dan soft skill yang penting untuk bekal kehidupan terabaikan. Sistem pendidikan seperti ini membuat anak didik tumbuh menjadi anak “penurut” ketimbang anak kreatif.
Baiklah, pada bagian akhir tulisan ini saya kutipkan teks asli (dalam Bahasa Inggris) Erica Goldson di atas agar kita memahami pidato lengkapnya. Teks asli pidatonya dapat ditemukan di dalam laman web ini: Valedictorian Speaks Out Against Schooling in Graduation Speech .